Schwannoma (juga dikenal sebagai neurilemmoma) adalah tumor jinak yang tumbuh dari sel Schwann — sel yang membungkus dan melindungi serabut saraf. Jenis yang paling sering ditemui di area kepala adalah vestibular schwannoma (dulu disebut acoustic neuroma), yang tumbuh di saraf pendengaran dan keseimbangan.
Schwannoma tumbuh dari selubung saraf (sel Schwann) dan bersifat jinak — artinya tumor ini tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Schwannoma paling sering ditemui pada:
Schwannoma biasanya terjadi secara sporadis (tanpa sebab keturunan yang jelas). Namun, bila ditemukan di kedua sisi (bilateral), perlu diperiksa kemungkinan Neurofibromatosis tipe 2 (NF2).
Gejala biasanya berkembang perlahan seiring tumor tumbuh:
Gejala sering muncul perlahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun — banyak pasien awalnya mengira ini masalah telinga biasa.
Penanganan schwannoma sangat individual — tergantung ukuran tumor, gejala, usia, dan kondisi pendengaran. Berdasarkan pedoman CNS dan bukti klinis terbaru:
Untuk tumor kecil tanpa gejala signifikan. MRI berkala setiap 6–12 bulan. Studi V-REX (2023) menunjukkan observasi aman untuk schwannoma kecil-sedang.
Gamma Knife atau CyberKnife — sangat efektif untuk tumor kecil-sedang (<3 cm). Tingkat kontrol tumor >90%. Bisa menjaga pendengaran pada banyak kasus.
Direkomendasikan untuk tumor besar (>3 cm) atau yang menekan batang otak. Teknik: retrosigmoid, translabyrinthine, atau middle fossa — tergantung ukuran dan status pendengaran.
Schwannoma memiliki prognosis sangat baik:
Setelah penanganan, rehabilitasi vestibular (latihan keseimbangan) dan evaluasi pendengaran berkala sangat penting. Bila pendengaran hilang di satu sisi, alat bantu dengar CROS atau implan koklea bisa menjadi pilihan.
Diagnosis schwannoma bisa terasa mengkhawatirkan, tapi dengan pemahaman yang baik dan tim medis yang tepat, kamu punya banyak pilihan yang baik di depan. 🌿
Bergabung dengan Komunitas Tumor Otak Indonesia →Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau saran medis profesional dari dokter.
Referensi: CNS Guidelines on Vestibular Schwannomas (2025); V-REX Randomized Clinical Trial, JAMA Otolaryngol (2023); Mayo Clinic – Acoustic Neuroma; WHO Classification of Tumours of the CNS, 5th Ed. (2021).